Intersat Forum  


Go Back   Intersat Forum > Forum Bebas > Hikmah, Motivation and Inspired Story
Home Register Members List Calendar Kuis Search Today's Posts Mark Forums Read

Hikmah, Motivation and Inspired Story Kumpulan cerita dari berbagai sumber. Cerita atau kisah-kisah yang membangkitkan semangat hidup, motivasi, inspirasi, kebijakan, renungan, kata-kata bijak, cerita unik yang menarik, kisah teladan, kisah sukses dan lain-lain

Reply
 
LinkBack Thread Tools
  #1 (permalink)  
Old 05-17-2005, 04:17 PM
Senior Member
Rest To MasterRest To Master
 
Join Date: Jan 2003
Location: Moscow, 101000, ul.Kuznetskiy bridge, house 22
Posts: 292
Send a message via ICQ to hadibaroto Send a message via Yahoo to hadibaroto
Mari Bernegosiasi (1)

Mari Bernegosiasi (1)

Terkadang kita merasa bahwa kita tidak pernah melakukan negosiasi, padahal dalam kehidupan sehari-hari kita selalu melakukannya. Lihatlah pada saat kita meminta kemurahan hati seorang bapak kost agar dapat menunda pembayaran sewa kost yang sudah menunggak, adapula saat kita menawar harga kepada penjual, negosiasi kepada polisi saat terkena tilang ataupun cegatan, termasuk dari saat seseorang merayu seorang teman atau saudara untuk dapat meminjam sesuatu barangnya hingga merayu atasan untuk mendapat cuti.

Dalam hal ini semua orang punya caranya masing-masing dalam melakukan negosiasi, untuk mencapai win-win solution maupun win-lose solution dan dalam mencapai dua hal tersebut ada dua hal pokok yang perlu diketahui sebagai bagian dari teknik dasar negosiasi, yaitu bahasa tubuh dan bahasa lisan. Keduanya merupakan kunci sukses dari negosiasi namun kita perlu membahasnya satu persatu dan itu dimulai dari bahasa tubuh seorang negosiator.

Dari beberapa literatur tentang negosiasi mungkin bisa kita sedikit gambarkan tentang salah satu teknik dasar tersebut untuk menjadi seorang negosiator ulung, terutama dalam hal berbisnis. Namun harus tetap diingat bahwa negosiasi selalu memiliki faktor "A" sebagai penentu yaitu Allah

Teknik dasar dalam bahasa tubuh yang harus dimiliki seorang negosiator terangkum pada kata "SOFTEN".

S : Smile
Senyum menandakan anda menawarkan persahabatan, bukan permusuhan, namun perlu diingat tersenyum dengan tulus yang diinginkan dalam negosiasi dan bukan senyum yang dipaksakan. Oleh karena itu belajarlah untuk tersenyum secara tulus dan bisa dimulai dihadapan cermin, tentu senyum yang baik adalah senyum yang tidak dibuat-buat dan bukan juga senyum seperti seekor kucing bernama garfield yang dapat tersenyum dengan sangat lebarnya.

O : Open
Buatlah posisi tangan yang terbuka pada saat anda bernegosiasi, bila ada meja dihadapan anda maka taruhlah tangan anda dengan santai, bisa dipadukan dengan mentautkan ujung-ujung jari kedua tangan. ini menandakan anda ingin bersikap terbuka dengan tanggapan yang akan disampaikan oleh lawan bicara anda, bila meja dihadapan anda adalah meja seorang yang memiliki posisi lebih tinggi daripada anda maka sebaiknya anda menaruh kedua tangan anda dipangkuan anda. Hindarkan posisi tangan dilipatkan didepan dada, karena untuk beberapa orang akan menganggap anda menutup diri terhadap masukan, hindari pula meletakkan tangan dibelakang badan (gaya istirahat ditempat) ataupun dibalik kursi, karena itu pun akan mengesankan anda sedang berusaha menyembunyikan sesuatu dalam benak anda.

F : lean Forward
Condongkan badan anda sedikit kedepan terutama pada saat lawan anda sedang mencoba menyampaikan sesuatu, karena hal ini akan menunjukkan bahwa anda peduli dan tertarik dengan apa yang lawan anda bicarakan. Sedangkan posisi badan yang selalu bersandar layaknya anda "tenggelam" di kursi akan memunculkan pemikiran bahwa anda bukan orang yang tepat untuk bernegosiasi karena anda adalah seorang pemalas, ataupun tidak sopan. Namun apakah selalu harus mencondongkan badan? tidak juga karena dalam negosiasi pembicaraan tidak selalu serius, pada saat pembicaraan yang santai anda dapat menyandarkan punggung anda kekursi.

T : Touch
Jangan berfikir aneh-aneh dulu, Sentuhan ringan seperti bersalaman yang bisa dipadukan dengan menyentuh lengan kanan lawan anda saat bersalaman, sentuhan ringan di punggung saat anda menawarkan untuk menuju ke suatu tempat, maupun tepukan di pundak bila anda mengenal baik lawan anda adalah cara yang tepat untuk memunculkan rasa persahabatan yang kuat, karena persahabatan adalah faktor utama dalam negosiasi berbasis win-win solution, karena tahapan berikutnya yang tidak kalah penting setelah persahabatan adalah kepercayaan (trust). Gaya bersalaman pun harus anda ketahui, dari gaya bersalaman satu tangan, gaya bersalaman "raket tenis" dengan cara tangan kiri anda meremas (pelan) pergelangan tangan lawan anda, seta gaya diplomasi dengan cara saat bersalaman tangan kiri anda menyentuh punggung tangan kanan lawan anda.

E : Eye contact
Terkadang saat orang salng berbicara ada bagian-bagian tertentu yang disadari maupun tidak selalu menjadi menjadi objek pengelihatan. Bisa hidung, alis, bahkan mulut. Namun dalam negosiasi, kontak mata ke mata adalah hal yang penting, negosiator ulung biasanya dapat menebak karakter seseorang dari matanya, tapi dalam hal ini kontak mata ke mata acap kali mampu digunakan untuk menunjukan rasa persahabatan untuk membuka kepercayaan saat negosiasi berlangsung, lebih dari itu bila lawan bicara anda adalah seorang wanita, sebagai negosiator, melihat mata akan meningkatkan citra anda dihadapannya dibandingkan bila anda melihat bagian lain dari tubuhnya. Juga patut diingat bawa ada pepatah mengatakan "eyes is window to the soul".

N : Nod
ini adalah bagian terakhir dari teknik dasar negosiasi, mengangguk. Mengangguk yang dimaksud adalah anggukan kecil sebagai tanda bahwa anda paham dengan apa yang disampaikan oleh lawan bicara anda, walaupun anda tidak menyepakati isi pembicaraan tersebut, namun untuk menghindari terjadinya salah tanggap akibat anggukan anda yang diartikan persetujuan maka hendaknya pembicaraan yang tidak/belum anda sepakati, anggukan anda diikuti kalimat seperti: "saya paham dengan maksud anda dan saya ingin membicarakannya lebih detail", atau "ya baiklah saya mengerti benar dengan tawaran tersebut dan ijinkan saya untuk menyampaikan gagasan pula agar kita dapat mencari pilihan-pilihan terbaik untuk keuntungan kita bersama."

Berdasarkan konsep diatas tentu sebaiknya sudah berada diluar kepala anda dan bukan didalam cacatan disaku anda, karena bila anda berusaha untuk selalu mengingat-ingat konsep "SOFTEN" beserta langkah-langkahny bukannya tidak mungkin malah isi dan tujuan dari negosiasi anda terlupakan karena anda sibuk mengingat-ingat tahapan-tahapan dari "SOFTEN". Namun bila konsep "SOFTEN" sudah mampu anda terapkan maka bukannya tidak mungkin keberhasilan negosiasi dan cap sebagai negosiator bisa anda raih.

Selamat bernegosiasi! dan ingat motto negosiator: "Persuade and chages Influence"


*Hadibaroto, dari berbagai sumber.
__________________
\"Audi, Vide, Tace\"
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
Sponsored Links

Reply


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

vB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On

Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Mari Korupsi! aan Science 'n Art 4 04-26-2005 09:00 PM
Mari mencari tempat-tempat yang disukai kucing aan Science 'n Art 1 03-05-2005 09:38 PM


All times are GMT +8. The time now is 04:31 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.6.7
Copyright ©2000 - 2010, Jelsoft Enterprises Ltd.
SEO by vBSEO 3.3.0
Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009