Intersat Forum  


Go Back   Intersat Forum > Forum Bebas > Hikmah, Motivation and Inspired Story
Home Register Members List Calendar Kuis Search Today's Posts Mark Forums Read

Hikmah, Motivation and Inspired Story Kumpulan cerita dari berbagai sumber. Cerita atau kisah-kisah yang membangkitkan semangat hidup, motivasi, inspirasi, kebijakan, renungan, kata-kata bijak, cerita unik yang menarik, kisah teladan, kisah sukses dan lain-lain

Reply
 
LinkBack Thread Tools
  #1 (permalink)  
Old 05-20-2005, 11:41 AM
rio rio is offline
Senior Member
In The Way To MasterIn The Way To Master
 
Join Date: Feb 2003
Location: yogyakarta
Posts: 131
GARAM DAN TELAGA

GARAM DAN TELAGA





Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi,

datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah.

Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Pemuda itu, memang tampak

seperti orang yang tak bahagia.



Pemuda itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak

mendengarkan dengan seksama. Beliau lalu mengambil segenggam garam dan

segelas air. Dimasukkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduk

perlahan.



"Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya, "ujar Pak tua itu.



"Asin. Asin sekali, "jawab sang tamu, sambil meludah kesamping.



Pak Tua tersenyum kecil mendengar jawaban itu. Beliau lalu mengajak

sang pemuda ke tepi telaga di dekat tempat tinggal Beliau. Sesampai di

tepi telaga, Pak Tua menaburkan segenggam garam ke dalam telaga itu.

Dengan sepotong kayu, diaduknya air telaga itu.



"Coba, ambil air dari telaga ini dan minumlah." Saat pemuda itu

selesai mereguk air itu, Beliau bertanya, "Bagaimana rasanya?"



"Segar," sahut sang pemuda.



"Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?" tanya Beliau lagi.



"Tidak," jawab si anak muda.



Dengan lembut Pak Tua menepuk-nepuk punggung si anak muda.



"Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam

garam tadi, tak lebih dan tak kurang. Jumlah garam yang kutaburkan

sama, tetapi rasa air yang kau rasakan berbeda. Demikian pula

kepahitan akan kegagalan yang kita rasakan dalam hidup ini, akan

sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan

didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua

akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan

dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan.

Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk

menampung setiap kepahitan itu."



Beliau melanjutkan nasehatnya. "Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu

adalah tempat itu. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya.

Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga

yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi

kesegaran dan kebahagiaan."
__________________
Wong Urip Ki Nrimo Ing Pandum..... Ning Kok Koyo Ngene....???
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
Sponsored Links

Reply


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

vB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On


All times are GMT +8. The time now is 08:18 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.6.7
Copyright ©2000 - 2010, Jelsoft Enterprises Ltd.
SEO by vBSEO 3.3.0
Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009