Intersat Forum  


Go Back   Intersat Forum > Forum Bebas > Hikmah, Motivation and Inspired Story
Home Register Members List Calendar Kuis Search Today's Posts Mark Forums Read

Hikmah, Motivation and Inspired Story Kumpulan cerita dari berbagai sumber. Cerita atau kisah-kisah yang membangkitkan semangat hidup, motivasi, inspirasi, kebijakan, renungan, kata-kata bijak, cerita unik yang menarik, kisah teladan, kisah sukses dan lain-lain

Reply
 
LinkBack Thread Tools
  #1 (permalink)  
Old 08-12-2005, 03:58 PM
@rdi's Avatar
Senior Member
Rest To MasterRest To Master
 
Join Date: May 2004
Posts: 253
Send a message via Yahoo to @rdi
Memegang Kebenaran


Pada zaman dahulu, ada seorang pedagang yang mempunyai seorang istri jelita dan seorang anak laki-laki yang sangat dicintainya. Suatu hari istrinya jatuh sakit dan tak berapa lama meninggal. Betapa pedihnya hati pria tersebut. Sepeninggal istrinya, dia mencurahkan segenap perhatian dan kasih sayangnya kepada anak laki-laki semata wayangnya.

Suatu ketika pedagang tersebut pergi ke luar kota untuk berdagang. Anaknya ditinggal di rumah. Sekawanan bandit datang merampok desa tempat tinggal mereka. Para penjarah ini merampok habis harta benda, membakar rumah-rumah, dan bahkan menghabisi hidup penduduk yang mencoba melawan; rumah sang pedagang pun tak luput dari sasaran. Mereka bahkan menculik anak laki-laki sang pedagang untuk dijadikan budak.

Betapa terperanjatnya sang pedagang ketika ia pulang dan mendapati rumahnya sudah jadi tumpukan arang. Dengan gundah hati, ia mencari-cari anak tunggalnya yang hilang. Ia menjadi frustrasi ketika mendapati banyak tetangganya yang terbantai dan mati terbakar. Di tengah kepedihan dan keputusasaan, ia menemukan seonggok belulang dan abu di sekitar rumahnya, di dekat tumpukan abu itu tergolek boneka kayu kesayangan anaknya. Yakinlah sudah ia bahwa itu adalah abu jasad anaknya. Meledaklah raung tangisnya, ia menggelepar-gelepar di tanah sembari meraupi abu jasad itu ke wajahnya. Satu-satunya sumber kebahagiaan hidupnya telah terenggut.

Semenjak itu, pria tersebut selalu membawa-bawa abu anaknya dalam sebuah tas. Sampai setahun setelah itu ia suka mengucilkan diri, tenggelam dalam tangis sampai berjam-jam lamanya. Kadang orang melihat ia tertawa sendiri, mungkin kala itu ia teringat masa-masa bahagia bersama keluarganya. Ia terus larut dalam kesedihan tak terperikan.

Musim berlalu, sang anak akhirnya berhasil meloloskan diri dari cengkeraman para penculiknya. Ia bergegas pulang ke kampung halamannya. Sesampai di kediaman ayahnya, ia mengetuk pintu rumah sembari berteriak senang, "Ayah, ini aku pulang!"
Sang ayah yang waktu itu lagi tertidur di ranjangnya, terbangun mendengar suara itu. Ia berpikir, "Ini pasti ulah anak-anak nakal yang suka meledekku itu!"

"Pergi! Jangan main-main!" Mendengar sahutan itu, sang anak kembali berteriak, "Ayah! Ini aku, anakmu! Dari dalam rumah terdengar lagi, "Jangan ganggu aku terus! Pergi kamu!" Sang anak menggedor pintu dan berteriak lebih lantang, "Buka pintu ayah! Ini betul anakmu!" Mereka saling bersahutan. Sang ayah terus bersikeras tidak membuka pintu. Sang anak pun akhirnya putus asa dan berlalu dari rumah itu.

***

Sang Guru menutup cerita itu dan menyampaikan : "Sebagian orang begitu erat memegang apa yang mereka 'ANGGAP' sebagai kebenaran. Ketika Kebenaran Sejati betul-betul datang, belum tentu mereka membuka pintu hati mereka." (unknown)
__________________
kesadaran adalah matahari.... kesabaran adalah bumi... perjuangan adalah mewujudkan kata-kata.
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
Sponsored Links

  #2 (permalink)  
Old 08-12-2005, 06:05 PM
Member
In Step To MIddleIn Step To MIddle
 
Join Date: Mar 2005
Posts: 29
Send a message via Yahoo to Muktie
Kenapa sebagian orang menjadikan " Akal Sebagai Sumber kebenaran ???
Tetapi Seharusnya akal digunakan untuk mencari Kebenara"
__________________
\" Minal Aidzin WalFaidzin, Mohon Maaf Lahir n Batin \"
Taqabbalallahu Minna Waminkum
Selamat Hari Raya Indul Fitri
1 Syawal 1426 H
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
  #3 (permalink)  
Old 08-13-2005, 10:33 PM
Senior Member
In The Way To MasterIn The Way To Master
 
Join Date: Apr 2002
Posts: 181
Adakah kisah ini sindiran bagi sebagian kita yang -maaf- sok menjadi pemegang otoritas kebenaran (etc. agama)?
Sungguh, jika kisah ini dapat disebarluaskan ke sebanyak mungkin penduduk di negeri ini, kita bisa menaruh harapan, semoga kita dapat ber-ibrah kepadanya.
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
Reply


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

vB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On

Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Apakah Anda Bisa Memegang Rahasia? aan Hikmah, Motivation and Inspired Story 0 08-09-2004 04:43 AM
Apakah kau bisa memegang rahasia? daoes Hikmah, Motivation and Inspired Story 0 07-15-2004 01:06 AM


All times are GMT +8. The time now is 11:41 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.6.7
Copyright ©2000 - 2010, Jelsoft Enterprises Ltd.
SEO by vBSEO 3.3.0
Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009