Intersat Forum  


Go Back   Intersat Forum > Forum Bebas > Hikmah, Motivation and Inspired Story
Home Register Members List Calendar Kuis Search Today's Posts Mark Forums Read

Hikmah, Motivation and Inspired Story Kumpulan cerita dari berbagai sumber. Cerita atau kisah-kisah yang membangkitkan semangat hidup, motivasi, inspirasi, kebijakan, renungan, kata-kata bijak, cerita unik yang menarik, kisah teladan, kisah sukses dan lain-lain

Reply
 
LinkBack Thread Tools
  #1 (permalink)  
Old 12-18-2004, 12:33 AM
Member
In The Way To MasterIn The Way To Master
 
Join Date: Mar 2004
Location: Tubagus Ismail Raya GG Gemini 22 Bandung Jawa Barat
Posts: 82
Send a message via Yahoo to divvo
Tak Pernah Sebanding

Sobat, pernahkah dirimu merasakan apa yang
sedang kurasakan saat ini?

Rasa bersalah yang teramat sangat. Jauh dari
orang tua yang sekarang hanya tinggal berdua.
Tak ada lagi putera-puteri yang tersisa.
Semuanya berada dalam radius yang sangat jauh,
menempuh episode kehidupan masing-masing.

Betapa sepinya mereka. Sewaktu bayi, entah
berapa kali kita mengganggu tidur nyenyak ayah
yang mungkin sangat kelelahan setelah seharian
bekerja untuk memenuhi kebutuhan kita. Mungkin
juga kotoran kita ikut tertelan Ibu ketika
kita buang "pup" di saat ibu sedang makan. Ibu
juga tidak peduli ketika teman-temannya marah
karena membatalkan acara yang sangat penting
karena tiba-tiba anaknya sakit.

Kekhawatiran demi kekhawatiran tiada pernah
henti mengunjungi mereka setiap kali kita
melangkah.

Beranjak dewasa, betapa tabahnya ayah dan Ibu
menerima pembangkangan demi
pembangkangan yang kita lakukan. Mereka hanya
bisa mengelus dada karena teman-teman di luar
sana lebih berarti daripada mereka. Jarang sekali
kita mau menyisakan waktu untuk menyelami
mimik wajah mereka yang penuh kecemasan
ketika kita pulang telat karena ayah dan ibu selalu
menyambut kita dengan senyum.

Sobat, pernahkah dirimu bangun tengah malam
dan mendengar tangisan Ibu dalam doanya
seperti yang pernah aku dengar? Tangisan dan
doa itulah yang mengantar kesuksesan kita.

Pernahkah kita tahu Ayah dan ibu terluka dan
mengiba kepada Allah agar kita jangan dilaknat,
agar Allah mau mengampuni kita dan
memberikan kehidupan terbaik untuk kita?

Pernahkah kita berterimakasih ketika kita dapati
ayah dan ibu berbicara berbisik-bisik karena takut
membangunkan kita yang tertidur kelelahan?

Pernahkah kita menghargai patah demi patah
kata yang mereka susun sebaik mungkin untuk
meminta maaf karena mereka tidak sengaja
memecahkan kristal kecil hadiah ulang tahun dari
teman kita?

Pernahkah kita menyesal karena lupa
menyertakan mereka di dalam doa?

Ah, Sobat, betapa tak sebanding cinta dan
pengorbanan mereka dengan balasan kasih
sayang yang kita berikan. Setelah dewasa dan
bisa "menghidupi" diri sendiri, kita masih bisa
melenggang ringan meninggalkan mereka
(mereka ikhlas asal kita bahagia).

Lalu? Mungkinkah kita bisa seperti Ismail yang
merelakan dirinya disembelih ayah kandung demi
menuruti perintah Allah? Atau seperti Musa yang
dihanyutkan ketika bayi? Ternyata kita masih
sangat jauh... Lalu bakti seperti apakah yang bisa
kita persembahkan?

Sobat, bantu aku agar optimis! Ya, masih banyak
waktu untuk membahagiakan mereka. Hal yang
terkecil yang bisa kita lakukan adalah: tak
mengatakan "tidak" ketika mereka menyuruh
atau menginginkan sesuatu (tentu saja bukan
yang bertentangan dengan agama) dan segera
ambil alat komunikasi, hubungi mereka saat ini
juga, sapa mereka dengan hangat, pastikan nada
suara kita bahagia!

Bahagiakan ayah, bahagiakan Ibu bahagiakan
ornag tua kita!

Mulai dari sekarang, selagi Allah masih memberi
kesempatan, walau takkan pernah sebanding,
doa-doa kitalah yang mereka harapkan menemani
di peristirahatan terakhir nanti.

Ya Allah Tuhan Semesta Alam, ampunilah dosa-
dosa kami dan dosa kedua orang tua kami,
kasihilah mereka sebagaimana mereka
mengasihi kami sedari kecil.

Jadikan kami termasuk anak-anak yang saleh ya
Allah Tuhan Semesta Alam, hingga doa-doa kami
termasuk doa-doa yang berkenan bagi Engkau.
Amin.
__________________
Tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan. (Nabi Muhammad SAW)
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
Sponsored Links

Reply


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

vB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On

Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
udah ada yang pernah tau atau make alat ini ? Nando Internet 11 09-04-2004 12:13 PM


All times are GMT +8. The time now is 08:00 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.6.7
Copyright ©2000 - 2010, Jelsoft Enterprises Ltd.
SEO by vBSEO 3.3.0
Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009