
09-01-2005, 10:16 AM
|
 |
Senior Member
Rest To MasterRest To Master
|
|
Join Date: May 2004
Posts: 253
|
|
|
Negara Dalam Keadaan Darurat
Dear All,
Bagi teman2 sebangsa dan setanah air. Tolong baca dengan seksama berita ini, karena ini merupakan berita terkini yang
menyangkut kelangsungan kehidupan Negara kita Indonesia. Tidak menutup kemungkinan, kejadian seperti saat G/30-S PKI
terulang lagi.
Silahkan baca dengan seksama :
PENTING! Gawat
Mungkin masyarakat tidak menyadari, bahwa tadi malam (29/ telah terjadi negosasi politik tingkat tinggi yang bisa saja
menimbulkan peperangan di kalangan elit politik dan rakyat banyak.
Informasi ini kami dapat dari pihak yang layak dipercaya, karena bekerja di istana kepresidenan.
Sekitar pukul 00.30 WIB tadi pagi, secara rahasia SBY telah mengutus pejabat kepresidenan untuk menyampaikan pesan ke
keluarga Cendana.
Mengingat pentingnya tugas tersebut, pejabat kepresidenan dikawal oleh angkatan bersenjata 1 satuan setingkat kompi (SSK).
Sekitar pukul 00.45 WIB utusan tersebut sampai di Cendana dan langsung diterima oleh kuasa hukum Soeharto yang saat itu
telah tiba lebih dahulu.
Setelah pejabat kepresidenan masuk, pengawal bersenjata langsung menyebar di sekitar rumah Soeharto.
Setelah beberapa saat, pejabat kepresidenan menyampaikan maksud kedatangannya, yaitu Soeharto akan dipanggil SBY.
Mendengar penjelasan tersebut, kuasa hukum meminta waktu 15 menit untuk membicarakan hal tersebut dengan Soeharto yang
pada saat itu
kebetulan belum tidur.
Keadaan menjadi tegang karena waktu telah menunjukkan pukul 01.30 WIB, yang berarti telah 30 menit dari waktu yang diminta
oleh kuasa hukum untuk berbicara dengan Soeharto. Akhirnya pejabat kepresidenan tersebut memerintahkan kepada komandan
pengawal untuk melakukan persiapan penyerangan.
Mendengar pengawal telah bersiap untuk bertindak, akhirnya kuasa hukum Soeharto segera keluar dari kamar dimana Soeharto
beristirahat.
"Soeharto tidak mau dipanggil SBY", kata kuasa hukum "Ini perintah Presiden, mohon untuk ditaati...!
penjabat kepresidenan tersebut berusaha sabar.
"Pokoknya Soeharto sampai kapanpun tidak mau dipanggil SBY"
Pejabat kepresidenan mulai kehilangan kesabaran, melihat suasana yang memanas, pengawal semakin bersiaga dengan senapan
ditodongkan ke kuasa hukum Soeharto.
"Tolong jelaskan, kenapa Soeharto tidak mau dipanggil SBY", kata pejabat kepresidenan tersebut.
Kuasa hukum dengan tenang menjawab, "Seluruh dunia telah tahu bahwa sejak kecil namanya sudah Soeharto, jadi kalau
sekarang mau dipanggil SBY ya..jelas tidak mau.
Apa SBY mau dipanggil Soeharto .....???????
memang sedih bgt deh udah baca sampe deg-degan ngga tahunya begini akhir ceritanya

__________________
kesadaran adalah matahari.... kesabaran adalah bumi... perjuangan adalah mewujudkan kata-kata.
|