Intersat Forum  


Go Back   Intersat Forum > Forum Bebas > Ngakak Abis
Home Register Members List Calendar Kuis Search Today's Posts Mark Forums Read

Ngakak Abis Berbagi cerita lucu, SMS lucu, gambar lucu, video lucu, pokoknya semua yang lucu ha ha ha :o)

Reply
 
LinkBack Thread Tools
  #1 (permalink)  
Old 09-06-2005, 07:24 PM
hadibaroto hadibaroto is offline
Senior Member
Rest To MasterRest To Master
 
Join Date: Jan 2003
Location: Moscow, 101000, ul.Kuznetskiy bridge, house 22
Posts: 292
Send a message via ICQ to hadibaroto Send a message via Yahoo to hadibaroto
Bau Istriku

> BAU ISTRIKU
>
> Anak saya memiliki serpihan gombal yang derajatnya
> telah menjadi jimat.
> Tanpa gombal ini, mustahil dia tertidur. Jika kami
> sekeluarga harus
> pergi menginap ke luar kota, semua barang boleh
> ketinggalan kecuali
> gombal yang satu ini. Jika barang ini sampai
> tertinggal, bencana
> akibatnya.
>
> Anak ini akan menolak tidur semalaman. Ia akan
> mencari gombal jimatnya
> itu melebih apa saja. Jika ia sudah mendekat
> gombalnya, wahai... anak
> ini akan segera stoned, mabuk, dan tidur dengan
> lelapnya. Kami hanya
> bisa heran, bagaimana gombal bulukan yang tak pernah
> kenal air ini bisa
> membuat hidupnya demikian tenteram.
>
> Gombal wasiat itu sebetulnya berasal dari kain
> sarung yang dipergunakan
> sebagai selimut saat istri melahirkan. Sarung inilah
> yang kemudian
> menjadi karib anak karena sering menjadi pembungkus
> ketika ia masih bayi
> dan menjadi selimut ketika ia balita serta tak
> jarang menjadi selimut
> berdua antara anak dan ibunya.
>
> Begitu tinggi frekuensi pemakaian sarung ini hingga
> ia menjadi kain
> teraniaya yang aus dalam waktu singkat. Hingga
> ketika si anak sudah
> masuk TK, sarung itu telah menjadi kain perca
> selebar serbet saja
> lebarnya. Serbet apak inilah yang hingga sekarang
> masih menjadi teman
> tidur setianya.
>
> Melihatnya lelap sambil menghirup gombal ajaibnya
> itu sungguh
> pemandangan yang mengherankan hati. Itu gombal sudah
> bertahun-tahun tak
> boleh dicuci. Tapi bau inilah satu-satunya aroma
> terapi yang mujarab
> bagi tidurnya.
>
> Pernah kami diam-diam mencucinya. Ketika malam
> gombal ini kami sodorkan,
> si anak malah ngamuk sejadi-jadinya. Ia menolak
> aroma terapi gombalnya
> yang sudah tercemar bau detergen. Semalaman, kami
> harus menanggung
> tidurnya yang penuh krisis. Tidur dengan bekal
> marah, telah membuat dia
> mengigau dan banyak gerak. Sejak saat itu, kami
> memilih membiarkan
> gombal ini menjadi kain purba, dengan komplikasi bau
> yang cuma anak saya
> yang tega menghirupnya.
>
> Tapi belum lama ini kami mengalami kecelakaan kedua
> menyangkut soal bau
> ini. Secara tak sengaja, gombal ini tertindih tidur
> bapaknya semalaman.
> Ketika malam berikutnya si anak mencium bau bapak di
> gombalnya, ia
> menolak menghirupnya. Ia ingin bau ibu, bukan bau
> bapak. Kami sadar
> risikonya jika bau ibu tidak secepatnya dihadirkan.
> Akan terjadi geger
> semalaman. Maka cara instan pun kami tempuh, gombal
> itu ditindih,
> digosok, dililit ke segenap tubuh ibunya, dan ketika
> bau ibu itu telah
> menindih bau bapak, si anak baru mau menghirupnya
> dengan nikmatnya.
> Kurang ajar!
>
> Sudah lama saya cemburu pada kedekatan si anak ini
> dengan ibunya. Tapi
> malam itu benar-benar menjadi puncak rasa cemburuku.
> Apa salah bapaknya
> ini sehingga soal bau pun dia memihak ibunya? Apa
> kurang tanggung
> jawabku pada mereka? Setiap hari aku bekerja hingga
> tak kenal waktu. Aku
> memberikan yang terbaik untuk mereka sekuatku,
> sebisaku. Tapi apa
> balasan mereka pada kerja kerasku ini!
>
> Gombal itu benar-benar menyinggung perasaanku. Ia
> bukti kekalahanku di
> keluarga ini. Betapa aku yang bekerja keras di
> luaran tapi istri juga
> yang mendapat penghargaan di dalam rumah, di depan
> anak-anak. Sekarang
> kutanya kepadamu anak-anakku, beda apa bau tubuh
> bapakmu dengan ibumu
> ini? Betul, ibu adalah pihak yang setiap saat
> merawatmu. Betul, bahwa di
> waktu kecilku dulu, aku lebih suka menyelinap di
> ketiak ibu katimbang di
> ketiak bapak. Betul, jika aku ditantang untuk
> menggantikan pekerjaan
> ibumu saat merawatmu, bisa-bisa
> aku terserang stroke dini. Itu pekerjaan berat dan
> hanya ibumu yang
> sanggup melakukannya. Tapi persoalannya ialah,
> apakah cuma ibumu yang
> bekerja keras?
>
> Tidak, jawabku. Aku juga bekerja keras untuk
> menyayangimu. Jika hanya
> bau tubuh ibumu yang engkau sukai, ini betul-betul
> tidak adil. Belum
> jika aku tega membuka rahasia besar ini kepadamu.
> Dengarlah, engkau
> boleh begitu menyukai bau ketiak ibumu, tapi tanpa
> setahumu, ibumu
> adalah juga pihak yang suka menyelinap di ketiak
> bapakmu kalau bakat
> manjanya kumat. Jadi anakku, engkau jangan salah
> sangka pada bau tubuh
> bapakmu. (Suara Merdeka)
__________________
\"Audi, Vide, Tace\"
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
  #2 (permalink)  
Old 09-07-2005, 05:56 AM
qemo bimo paimo qemo bimo paimo is offline
Senior Member
Rest To MasterRest To Master
 
Join Date: Jun 2005
Location: jOgJa
Posts: 345
Send a message via Yahoo to qemo bimo paimo
Mmmm.....
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
Reply



Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

vB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On

Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Istriku aan Hikmah, Motivation and Inspired Story 0 08-27-2004 11:10 PM


All times are GMT +8. The time now is 03:36 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.6.7
Copyright ©2000 - 2009, Jelsoft Enterprises Ltd.
Search Engine Friendly URLs by 3.0.0