![]() |
|
|||||||
| Ngobrol bareng TS, CS, dan Kasir Pingin kenalan bareng staf Intersat? Di sini tempatnya |
![]() |
|
|
LinkBack | Thread Tools |
|
||||
|
EVAKUASI KORBAN PESAWAT MANDALA TERUS DILAKUKAN Jakarta (ANTARA News) - Evakuasi korban jatuhnya pesawat Mandala Airlines jenis Boeing 737-200, dengan nomor penerbangan IR-091 yang jatuh di sekitar Jl M Jamin Ginting Pasar VII, Kecamatan Medan Selayang, Medan, Sumatera Utara, Senin, hingga saat ini masih terus dilakukan oleh petugas keamanan dan warga setempat. Wartawan ANTARA Biro Medan, Munawar Mandailing, dari lokasi kejadian melaporkan bahwa ribuan warga nampak memadati lokasi jatuhnya pesawat yang dilaporkan membawa 117 penumpang (109 dewasa dan tiga bayi dan lima awak pesawat). Di tengah guyuran hujan, proses evakuasi korban masih terus dilakukan oleh aparat gabungan TNI AU, AD dan Polri, serta dibantu masyarakat. Petugas berupaya mencari korban di tengah-tengah puing-puing bangunan maupun puing pesawat yang terbakar. Kepulan asap hitam nampak masih terlihat di lokasi kejadian. Potongan-potongan tubuh manusia juga nampak terlihat di antara puing-puing rumah, kendaraan maupun bagian pesawat yang jatuh. Sebagian korban tewas dievakuasi ke RS H Adam Malik Medan serta sejumlah rumah sakit terdekat lainnya. Pesawat Mandala yang jatuh tersebut dilaporkan menimpa sejumlah rumah, dan kendaraan bermotor sehingga mengakibatkan kebakaran besar di lokasi kejadian. Panglima Komando Sektor III Medan, Marsma TNI R Adiadi Hasan, nampak ikut meninjau lokasi jatuhnya pesawat serta ikut memimpin proses evakuasi korban. Seorang saksi mata, Rosminta, warga Kecamatan Medan Selayang menuturkan, sebelum pesawat jatuh, pesawat tersebut sempat tersangkut kabel listrik sehingga menimbulkan percikan api dan kemudian meledak menimpa sejumlah rumah dan kendaraan yang lewat di sekitar lokasi. Diperkirakan banyak orang menjadi korban jatuhnya pesawat tersebut mengingat saat kejadian tersebut, kawasan itu sedang padat-padatnya orang-orang beraktifitas. Pesawat Mandala Airlines jenis Boeing 737-200 tersebut dijadwalkan lepas landas pukul 09.40 WIB dari Medan menuju Jakarta. Pesawat dengan kapasitas kursi 110 dipiloti oleh Askar Timur. Gubernur Sumut Tengku Rizal Nurdin dan mantan gubernur Sumut Raja Inal Siregar dilaporkan juga berada di dalam pesawat tersebut. Selain mereka juga terdapat anggota lain DPD, yaitu Abdul Halim Harahap.(*) LKBN ANTARA Copyright © 2005 ![]()
__________________
kesadaran adalah matahari.... kesabaran adalah bumi... perjuangan adalah mewujudkan kata-kata. |
|
|||
|
Medan ku kembali berduka....
Turut Beduka Cita tuk semua korban..Terutama tuk keluarga besar Raja Inal Siregar..Moga Pak uda di terima di sisi-NYA...Aminnnn...
__________________
Tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan. (Nabi Muhammad SAW) |
|
||||
|
wrote: Medan, Sumatera Utara (BTV) Saat ini beredar info yang konon bersumber dari kalangan internal Mandala Airlines di Jakarta bahwa kecelakaan pesawat Mandala di Medan yang gagal take off adalah akibat beban pesawat terlalu berat (overweight). Memang sempat dugaan pilot bermaksud untuk abort take off (batalkan lepas landas) namun dikarenakan beban yang terlalu berat, pesawat juga sulit untuk berputar kembali ke arah landasan. Kapasitas pesawat pada saat terbang dari Bandara Polonia terisi penuh dengan penumpang dan sesuai dengan kapasitas maksimum penumpang yakni 120 orang. Namun menurut sumber internal tersebut, kemungkinan besar berat bagasi dan berat hand carry (bagasi yang bisa dibawa masuk ke kabin pesawat) melebihi kapasitas yang wajar dan diizinkan oleh aturan Internasional. Jika informasi ini akurat, maka penyelidikan yang dilakukan hanya berdasarkan sumber KOTAK HITAM (black box) pasti tidak akan menemukan pokok kesalahan ini, karena informasi berkaitan berat bagasi yang ditaruh di ruang cargo biasa disimpan oleh pihak Ground staff (staff lapangan) di bandara Polonia. Sedangkan kebiasaan penumpang membawa beban bagasi tangan ke dalam kabin ini tidak pernah ditimbang dan sepanjang bisa dibawa masuk, monggo wae. Apalagi konon staff di bagian Chek In Mandala Bandara Polonia sempat berujar bahwa kebiasaan penumpang yang berangkat dari Medan adalah membawa bagasi seberat2nya. Sambil bercanda mereka sering berujar, "Kalau sapi bisa muat ditenteng dan dimasukkan ke Kabin, sapi pun ikut dibawa ke dalam kabin pesawat". Jika info ini benar dan konon akurat, dan penyelidikan sebab kecelakaan pesawat hanya berdasarkan info Kotak Hitam, pasti penyebab utama tidak akan pernah ketemu. Apalagi tidak akan ada staff ground handling Mandala di Polonia yang akan berani bersaksi dan memberi info ini. Kontributor Batavia News melaporkan dari Medan, Sumatera Utara. ![]()
__________________
kesadaran adalah matahari.... kesabaran adalah bumi... perjuangan adalah mewujudkan kata-kata. |
|
|||
|
Quote:
bah..ai boha do bai yon... mangaku halak medan, alai dah boe mar basa batak.. bah..ai dia do... botul do ho halak batak ? turut berduka cita atas musibah mandala... semoga ini bener2 jadi perhatian buat instansi2 terkait untuk memperbaiki kinerja nya....
__________________
? RoSEs are ReD Thë skY is Blüe Sò TheN ... WheN i LaY DOwN on mY BeD i\'LL stArT ThINkinG oF ü ? |
![]() |
| Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests) | |
| Thread Tools | |
|
|
Similar Threads
|
||||
| Thread | Thread Starter | Forum | Replies | Last Post |
| SMS gratis ke no indonesia | jkoen | Internet | 7 | 06-12-2006 02:59 AM |
| Top 500 - Top Sites Indonesia | aan | Internet | 3 | 05-12-2006 12:28 PM |
| Fwd: balkanisasi Indonesia | hadibaroto | Science 'n Art | 8 | 06-06-2005 07:26 PM |
| Sedikit hiburan bagi Negeri yang sedang Berduka | Zainuri | Sports-station! | 3 | 01-05-2005 02:07 PM |